Sinyal Pelonggaran Tekanan Trump pada Minyak Iran: Peluang Diplomasi atau Risiko Baru? Presiden AS Donald Trump kembali mengejutkan dunia internasional setelah mengisyaratkan kemungkinan pelonggaran kebijakan “maximum pressure” terhadap Iran. Dalam pernyataannya, Trump menyebut bahwa China kini dapat kembali membeli minyak dari Iran—sebuah sinyal yang berlawanan dengan larangan total yang ia terapkan sejak Mei lalu terhadap semua negara yang membeli minyak atau produk petrokimia Iran. Pergantian Sikap Trump di Tengah Upaya Gencatan Senjata Timur Tengah Komentar tersebut muncul hanya beberapa hari setelah Trump mengumumkan bahwa Iran dan Israel telah mencapai gencatan senjata pasca hampir dua pekan konflik. Pada KTT NATO di Belanda, Trump menambahkan bahwa Iran “membutuhkan uang untuk membangun kembali negara mereka” dan tampak tidak keberatan jika Negeri Persia kembali mengekspor minyak. Sikap ini jelas kontras dengan pendekatan keras yang ia dorong sejak masa jabatan pertamanya, ke...
Postingan
Menampilkan postingan dari November, 2025
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Inflasi Australia Oktober Melonjak Melebihi Perkiraan, Tekanan Harga Semakin Kuat Laju inflasi tahunan Australia kembali meningkat pada Oktober 2025, mencapai 3,8% dibandingkan 3,6% pada September. Angka tersebut sekaligus melampaui ekspektasi pasar yang memperkirakan inflasi hanya naik ke 3,6%, serta tetap berada di atas target Bank Sentral Australia (RBA) yang berada pada kisaran 2–3%. Kenaikan ini menjadi yang tertinggi sejak seri data baru diluncurkan pada April 2025, ketika Biro Statistik Australia mulai menerapkan metode CPI bulanan penuh pada Oktober. Pendorong utama percepatan inflasi berasal dari melonjaknya biaya perumahan yang naik menjadi 5,9% dari sebelumnya 5,7%. Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya tekanan biaya konstruksi, sewa, serta utilitas yang terus membebani rumah tangga. Sektor transportasi juga mencatat percepatan signifikan, mencapai 2,7% dari 2,3% pada bulan sebelumnya. Kenaikan biaya bahan bakar dan tarif transportasi umum menjadi kontributor utama, dan k...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Yen Jepang Tetap Menguat di Tengah Ekspektasi Kenaikan Agresif Suku Bunga BoJ Yen Jepang (JPY) kembali menunjukkan ketangguhannya terhadap dolar AS untuk hari ketiga berturut-turut pada Senin (02/06), didorong oleh kombinasi faktor fundamental yang menguatkan prospek penguatan lebih lanjut. Data Indeks Harga Konsumen (CPI) Tokyo yang dirilis pada Jumat mencatat bahwa inflasi inti pada Mei meningkat lebih tinggi dari ekspektasi pasar. Kenaikan ini memperkuat pandangan bahwa Bank of Japan (BoJ) akan melanjutkan siklus kenaikan suku bunga, sebuah langkah yang menjadi dorongan penting bagi apresiasi yen di tengah perubahan kebijakan moneter global. Sentimen positif terhadap yen semakin diperkuat oleh ketidakpastian terkait perdagangan global serta meningkatnya risiko geopolitik, yang mendorong investor mencari aset safe haven. Yen, yang dikenal sebagai salah satu mata uang pelindung nilai, secara otomatis memperoleh aliran permintaan lebih besar ketika volatilitas pasar meningkat. Faktor...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Bursa Asia Anjlok Menjelang Tenggat Tarif Trump, Kekhawatiran Resesi Mengguncang Pasar Global Saham-saham Asia merosot tajam pada pembukaan perdagangan seiring Gedung Putih tetap melanjutkan rencana penerapan tarif besar-besaran terhadap berbagai mitra dagang, termasuk bea masuk 104% untuk produk asal Tiongkok. Langkah agresif ini langsung menekan selera risiko investor, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS kembali melanjutkan kenaikannya. Di Australia dan Jepang, indeks saham jatuh signifikan, sementara kontrak berjangka S&P 500 anjlok lebih dari 1,8%, mencerminkan tekanan global yang semakin dalam. Di pasar mata uang dan komoditas, dolar AS melemah tipis terhadap mayoritas mata uang utama dan harga minyak melanjutkan penurunan tajamnya. Yuan offshore sempat menyentuh titik terendah sejak pertama kali diperdagangkan pada 2010 sebelum akhirnya rebound. Di sisi lain, imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun memperpanjang reli kenaikannya, menegaskan ekspektasi investor bahwa g...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Sedikitnya 91 Tewas di Gaza Saat Israel Akhiri Gencatan Senjata dan Perintahkan Evakuasi Massal Sedikitnya 91 warga Palestina tewas dan puluhan lainnya terluka akibat rangkaian serangan udara Israel di seluruh Gaza pada Kamis, menurut keterangan Kementerian Kesehatan setempat. Serangan ini menandai berakhirnya gencatan senjata dua bulan yang sebelumnya meredakan eskalasi di wilayah tersebut, sekaligus membuka babak baru operasi udara dan darat Israel yang jauh lebih intensif. Setelah dua bulan ketenangan relatif, warga Gaza kembali berbondong-bondong melarikan diri demi menyelamatkan nyawa ketika Israel secara efektif membatalkan gencatan senjata. Serangan besar-besaran kembali dilancarkan terhadap Hamas, kelompok militan yang menguasai Gaza, dengan pola serangan yang menyasar berbagai titik padat penduduk. Melalui selebaran yang dijatuhkan dari udara, Israel memerintahkan warga mengungsi dari Beit Lahiya dan Beit Hanoun di wilayah utara, distrik Shejaia di Gaza City, serta sejum...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Pasokan Naik, Ekspor Turun: Drama Baru Harga Minyak Dunia Dimulai? Harga minyak dunia pada Rabu (2/7) bergerak nyaris stagnan ketika pasar menimbang berbagai faktor penting, mulai dari rencana peningkatan pasokan oleh OPEC+, pelemahan dolar AS, hingga data ekonomi Amerika Serikat. Minyak Brent hanya naik tipis 6 sen menjadi USD 68,16 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) AS bertahan stabil di USD 65,45 per barel. Pergerakan harga yang terbatas ini mencerminkan pasar yang berada dalam fase menunggu arah baru di tengah sinyal yang saling bertentangan. Ekspektasi bahwa OPEC+ akan kembali meningkatkan produksi pada bulan Juli menjadi salah satu faktor utama yang menahan kenaikan harga. Menurut berbagai sumber, kelompok produsen besar yang dipimpin Arab Saudi dan Rusia tersebut berencana menambah pasokan sebesar 411.000 barel per hari, sama seperti penambahan pada Mei dan Juni. Namun analis menilai bahwa dampak kenaikan pasokan ini masih terbatas. Banyak dari tambahan produks...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Dolar AS Anjlok ke Level Terendah Tahun Ini di Tengah Ketidakpastian Tarif Dagang Nilai tukar dolar Amerika Serikat kembali melemah tajam, mencatat penurunan untuk hari kelima berturut-turut seiring meningkatnya kekhawatiran pasar atas ketegangan dagang yang belum mereda. Para pelaku pasar mengabaikan penangguhan sebagian tarif pada produk elektronik, setelah Presiden Donald Trump menegaskan bahwa kebijakan tarif terhadap sektor teknologi belum sepenuhnya dicabut. Bloomberg Dollar Spot Index turun hingga 0,4% pada perdagangan Senin, melanjutkan pelemahan sebesar 2,4% yang terjadi pekan sebelumnya. Secara keseluruhan, indeks dolar telah merosot hampir 6% sepanjang tahun ini dan kini berada di level terendah sejak Oktober. Tekanan terhadap dolar meningkat akibat meningkatnya tensi dagang AS–Tiongkok dan kekhawatiran bahwa pertumbuhan ekonomi Amerika akan melambat dalam beberapa bulan mendatang. Pelemahan dolar semakin dalam setelah Trump, melalui unggahan di media sosial pada Minggu ...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
AUD/USD Berpotensi Menguat hingga 1% Jika RBA Pertahankan Suku Bunga Pasangan mata uang AUD/USD diperkirakan memiliki ruang penguatan hingga 1% apabila Reserve Bank of Australia (RBA) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 4,35%. Proyeksi tersebut disampaikan oleh Kristina Clifton, Senior Economist dan Currency Strategist dari Commonwealth Bank of Australia (CBA), dalam laporan riset terbarunya. Mengacu pada analisis historis Bloomberg, penguatan hingga 1% bisa terjadi dalam kurun 30 menit setelah keputusan diumumkan, terutama apabila kebijakan yang diambil sesuai ekspektasi pasar. Clifton menjelaskan bahwa besaran kenaikan AUD/USD sangat bergantung pada isi pernyataan resmi dan konferensi pers pascarapat. Jika pernyataan RBA mengindikasikan bahwa pemangkasan suku bunga semakin dekat, ruang penguatan AUD kemungkinan akan terbatas. Sebaliknya, jika RBA bersikap netral dan tidak memberikan sinyal jelas mengenai pelonggaran kebijakan, AUD/USD berpotensi naik lebih dar...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Lonjakan Pasokan Global Bikin Reli Minyak Terhenti: Harga Tertahan, Tekanan Jangka Pendek Meningkat Harga minyak dunia bergerak sedikit lebih tinggi, namun tetap berada di jalur penurunan mingguan kedua berturut-turut. West Texas Intermediate (WTI) sempat mendekati level USD60 per barel, sementara Brent stabil di sekitar USD63 pada perdagangan Kamis. Meski ada sedikit kenaikan intraday, kedua acuan utama tersebut masih mencatat pelemahan sekitar 2% sepanjang pekan ini, menandakan tekanan jual yang belum mereda. Penyebab utama stagnasi reli minyak adalah lonjakan pasokan global. Produksi OPEC+ meningkat setelah beberapa negara anggota kembali menambah suplai, ditambah output yang terus menguat dari Brasil dan Amerika Serikat. Secara kumulatif, WTI telah melemah sekitar 17% sepanjang tahun ini. Bulan lalu, International Energy Agency (IEA) juga memperkirakan bahwa surplus pasokan tahun depan akan mencapai rekor tertinggi, bahkan lebih besar dari proyeksi sebelumnya. Melimpahnya pasokan...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Trump Berjanji Segera Negosiasikan Akhir Perang Ukraina Presiden Donald Trump menegaskan bahwa ia dan Presiden Rusia telah sepakat dalam sebuah percakapan telepon untuk segera memulai negosiasi dengan Presiden Ukraina demi mengakhiri konflik yang telah berlangsung hampir tiga tahun. Melalui pernyataan di platform Truth Social, Trump menjelaskan bahwa langkah pertama yang akan dilakukan adalah menghubungi Presiden Volodymyr Zelenskyy untuk menyampaikan hasil pembicaraan tersebut. Ia juga telah menugaskan Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Direktur CIA John Ratcliffe, Penasihat Keamanan Nasional Michael Waltz, serta Duta Besar sekaligus Utusan Khusus Steve Witkoff untuk memimpin proses negosiasi, yang menurutnya memiliki peluang besar untuk berhasil. Meski begitu, Trump tidak menjelaskan lebih rinci mengenai syarat atau kerangka kesepakatan yang diusulkan untuk mengakhiri perang Rusia–Ukraina. Namun, petunjuk awal muncul dari Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, yang pada pertemuan Ukrai...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Payroll AS Naik 143.000 pada Januari, di Bawah Ekspektasi Pasar namun Tunjukkan Kekuatan Upah Laporan Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat untuk Januari mencatat kenaikan 143.000 pekerjaan , lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 170.000. Data yang dirilis Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) ini juga menunjukkan revisi signifikan pada laporan Desember, dari sebelumnya 256.000 menjadi 307.000, menandakan pasar tenaga kerja masih mempertahankan tren ekspansif meski mulai melambat. Penurunan angka NFP dibanding ekspektasi memunculkan sinyal awal mengenai potensi pendinginan aktivitas perekrutan di tengah ketidakpastian ekonomi dan kebijakan moneter yang ketat. Namun demikian, pasar tenaga kerja tetap menunjukkan resiliensi yang kuat, tercermin dari turunnya tingkat pengangguran menjadi 4% dari sebelumnya 4,1%. Penurunan ini menunjukkan bahwa permintaan tenaga kerja tetap solid dan perusahaan masih mempertahankan kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor utama. Di sisi lain, tin...