Wall Street Terkoreksi: Saham Teknologi Tertekan Isu OpenAI dan Lonjakan Harga Minyak
Pasar saham Amerika Serikat mengalami koreksi pada perdagangan Selasa (28 April), menghentikan reli kuat yang sebelumnya mendorong indeks ke level rekor. Tekanan utama berasal dari sektor teknologi, dipicu oleh laporan kinerja OpenAI serta kenaikan harga minyak yang memperburuk sentimen investor. Indeks S&P 500 turun 0,5%, sementara Nasdaq Composite melemah lebih dalam sebesar 0,9%. Adapun Dow Jones Industrial Average hanya turun tipis 31 poin atau sekitar 0,06%, terbantu oleh lonjakan lebih dari 3% saham Coca-Cola setelah merilis laporan keuangan yang melampaui ekspektasi pasar.
Tekanan terbesar datang dari ekosistem kecerdasan buatan dan semikonduktor, yang sebelumnya menjadi motor utama kenaikan pasar. Laporan dari The Wall Street Journal mengungkapkan bahwa pendapatan serta pertumbuhan pengguna baru OpenAI berada di bawah target internal perusahaan. Selain itu, muncul kekhawatiran bahwa kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban kontrak komputasi berbiaya tinggi dapat terganggu jika pertumbuhan pendapatan tidak segera meningkat. Sentimen negatif ini langsung memicu aksi jual besar-besaran pada saham chip. VanEck Semiconductor ETF tercatat turun lebih dari 2%, diikuti oleh pelemahan saham NVIDIA lebih dari 1%, Broadcom anjlok lebih dari 4%, Advanced Micro Devices turun 3%, Intel melemah 1%, serta Oracle yang terkoreksi lebih dari 3%.
Di sisi lain, sentimen pasar juga dibayangi ketidakpastian geopolitik yang kembali meningkat. Tanda-tanda kebuntuan dalam pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran mendorong harga minyak naik, memperkuat kekhawatiran terhadap tekanan inflasi global. Donald Trump dilaporkan membatalkan rencana pengiriman utusan khusus ke Pakistan, termasuk Steve Witkoff dan Jared Kushner, dengan alasan negosiasi dapat dilakukan melalui jalur komunikasi jarak jauh. Sementara itu, pihak Iran menyatakan belum ada jadwal pertemuan resmi yang ditetapkan. Gedung Putih juga mengonfirmasi bahwa Trump bersama tim keamanan nasionalnya tengah mengevaluasi proposal Iran terkait pembukaan Selat Hormuz sebagai bagian dari kesepakatan penghentian konflik dan pencabutan blokade oleh AS.
Pelaku pasar kini mengalihkan perhatian pada rangkaian laporan keuangan perusahaan besar yang akan menjadi katalis berikutnya bagi arah pasar. Sejumlah raksasa teknologi dijadwalkan merilis kinerja mereka dalam pekan ini, termasuk Alphabet, Amazon, Meta Platforms, dan Microsoft pada hari Rabu, disusul Apple pada hari Kamis. Pergerakan sektor teknologi ke depan akan sangat dipengaruhi oleh narasi belanja AI, dinamika harga energi, serta perkembangan diplomasi global yang terus berubah dengan cepat.
Source: Newsmaker.id
Komentar
Posting Komentar